MotoGP: Ducati Anggap GP18 Lebih Kompetitif dari 2017
Sejauh ini, Lorenzo belum bisa mendapatkan konsistensi pada
tes pramusim MotoGP 2018 yang telah bergulir. Di Sirkuit Sepang, Malaysia, ia
menjadi yang tercepat dalam daftar rekapitulasi catatan waktu dengan 1 menit
58,830 detik.
Di Sirkuit Buriram, Thailand, hasil mengecewakan harus
didapat pembalap asal Spanyol itu. Lorenzo harus terpuruk di urutan ke-16
karena hanya mencatatkan waktu terbaik 1 menit 30,729 detik. Ia terpaut 0,948
detik dari Dani Pedrosa sebagai yang tercepat.
Untungnya, hasil hari pertama tes pramusim MotoGP di Qatar
memberikan indikasi bagus bagi Lorenzo. Pembalap berusia 30 tahun itu menempati
posisi kelima dengan waktu 1 menit 55,423 detik. Ia hanya terpaut 0,370 detik
dari Maverick Vinales di posisi teratas.
"Motor telah sedikit meningkat dibanding tahun lalu.
Kami bisa mengikuti pembalap terdepan. Faktanya segala sesuatunya berjalan
lebih baik di sini dibanding Thailand karena faktor karakteristik lintasan.
Namun, saat mulai gelap, suhu dingin, kelembapan naik, saya tak merasa nyaman
seperti sore hari," ungkap Lorenzo, dilansir Speedweek .
Di Losail, Lorenzo menguji sasis 2017 yang mereka gunakan di
Buriram hanya untuk perbandingan. Saat menggunakan sasis 2017, ia merasa
tertinggal. Pada akhirnya ia memutuskan memakai sasis 2018.
Terlepas dari hal itu, Losail adalah salah satu lintasan
favorit Lorenzo sejak dulu. Ia tercatat sebagai pengoleksi jumlah kemenangan
terbanyak di Losail. Di semua kelas, ia sudah merebut enam podium juara di
Losail.
"Sejauh ini hanya Buriram yang mengkhawatirkan kami. Di
Qatar, kami harus mencari tahu mengapa kami mendapat masalah saat suhu menjadi
lebih dingin. Kami menderita lebih daripada yang lain. Selain itu, biasanya
saya ingin menemukan perasaan lebih baik pada roda depan," keluh Lorenzo.
liputan6.com

No comments
Post a Comment