MotoGP: Rossi Punya Kans 30 Persen Rebut Juara Dunia ke-10-
Guido Meda selaku pengamat MotoGP memberikan persentase
mengenai target Valentino Rossi menggenapi gelar juara dunia kesepuluh di musim
ini. Menurutnya, The Doctor hanya memiliki peluang sebesar 30 persen.
"Saya memprediksi peluang Rossi hanya 30 persen. Saya
memberikan 30 persen kepada Marquez dan Dovizioso, dan 10 persen sisanya akan
dibagikan kepada pembalap yang lain," kata Meda seperti dikutip dari
Insella, Jumat (8/3/2018)
Prediksi yang diutarakan Meda bukan tanpa alasan. Dia
merujuk dari hasil tes pramusim
MotoGP yang berlangsung di Malaysia, Thailand, dan Qatar.
Wakil direktur Sky Sport menambahkan, tim Movistar Yamaha seperti sedang berada
di bawah tekanan.
Meda menekankan permasalahan penggunaan ban masih menjadi
persoalan yang sangat serius buat duo Yamaha yakni Rossi dan Maverick Vinales.
Jika melihat hasil pengujian terakhir di Sirkuit Losail, juara dunia sembilan
kali di empat kelas berbeda melakukan sembilan putaran bagus, namun kemudian
ban mulai mengalami degradasi yang parah.
Hasilnya pun kurang menguntungkan buat Rossi, sebab dia
harus puas berada di urutan kedua pada hari terakhir tes MotoGP di Sirkuit
Losail Qatar. Dia masih kalah dari Johann Zarco menjadi yang tercepat di
Sirkuit Losail.
Perbaiki Elektronik
Meda mengatakan ada masalah krusial yang harus dipecahkan
Yamaha. Jika tidak dibenahi, maka Yamaha masih akan tertinggal dari Honda dan
Ducati musim ini.
"Saya pikir mereka harus memperbaiki sesuatu yang
mungkin ada hubungannya dengan elektronik. Padahal Honda dan Ducati sudah
mempekerjakan teknisi Marelli, Yamaha sejauh ini tidak," tambah Meda.
"Dari apa yang saya pahami, kekuatan besar Ducati dan
Honda adalah motornya dan dua tim tersebut mencoba untuk mencegah masalah yang
menghambatnya. Di sisi lain, Yamaha menunggu masalah muncul dan kemudian
mengurusnya. Padahal mereka sudah menemukan masalahnya. Mungkin dengan ini
mereka membayar sedikit disorganisasi," ujar Meda.
Komentar Rossi
Rossi juga sepertinya sependapat dengan Meda. Usai merebut
posisi kedua pada hari terakhir tes MotoGP di Sirkuit Losail Qatar, Sabtu
(3/3/2018) lalu, Rossi pun meminta timnya berbenah.
Dia mendesak agar Yamaha bisa memperbaiki masalah sebelum
seri perdana MotoGP digelar pada 18 Maret mendatang di Sirkuit Losail.
"Yamaha harus bekerja keras sekarang, terutama soal
elektronik. Kami termotivasi untuk ini karena Yamaha ingin menang. Tapi saya
tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menemukan solusi masalah
ini. Ini adalah titik lemah kami," ungkap Rossi, dikutip Speedweek.
sumber : bola.com

No comments
Post a Comment